• UKDI Computer Based Test

    Bergabunglah dengan lebih dari 2000 alumni Optima Preparation dari seluruh Indonesia, komunitas yang mengajak belajar, berbagi, dan bertumbuh
  • OSCE UKDI 2013

    Tidak perlu khawatir, Optima Preparation telah menyiapkan program super untuk persiapan OSCE UKDI 2013
  • Workshop

    Baca EKG dalam 60 detik, Hiperkes plus jalan-jalan, Workshop Bedah Minor, Advanced Neurologycal Life Support (ANLS), Internal Medicine Emergency Life Support (IMELS), EBM Course, dll
  • Hiperkes

    Optima Preparation kembali mengadakan Hiperkes di Jogjaaaa.
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan

Memiliki hewan peliharaan keluarga ternyata tidak meningkatkan risiko alergi pada anak-anak. Bahkan, penelitian baru menunjukkan bahwa paparan awal Fido dan Fluffy benar-benar dapat melindungi anak-anak terhadap alergi tersebut yang berkembang di kemudian hari.

Menurut laporan studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Clinical & Experimental Alergi, paparan hewan peliharaan selama tahun pertama seorang bayi hidup ternyata memberikan perlindungan terbesar. penulis studi Lead Ganesa Wegienka, Ph.D., dari Henry Ford Hospital di Detroit mencatat, "Mengekspos anak-anak dengan kucing dan anjing di rumah tidak akan meningkatkan risiko sensitisasi ke binatang-binatang. Bahkan mungkin mengurangi risiko. "

Temuan analisis mengungkapkan bahwa bayi laki-laki yang tinggal dengan anjing di rumah mereka memiliki resiko untuk mengembangkan alergi terhadap anjing pada usia 18 berkurang setengahnya, tetapi tidak ada hubungan seperti itu terlihat pada perempuan. Namun, pada bayi yang tinggal di rumah dengan kucing, risiko alergi berkurang sekitar 48 persen untuk kedua anak laki-laki bayi dan perempuan.

Temuan lain yang menarik dari analisis menunjukkan bahwa baik pria maupun wanita yang lahir cesar memiliki kemungkinan 67 persen lebih kecil untuk mengalami alergi anjing ketika anjing hadir di rumah selama tahun pertama hidup mereka.Wegienka mengatakan bahwa hal ini mungkin karena fakta bahwa bayi yang lahir dengan operasi caesar tidak terkena mikroflora beragam sebanyak bayi yang lahir vagina.

Wegienka menunjukkan bahwa studi ini tidak definitif menunjukkan bahwa memiliki hewan peliharaan keluarga akan mencegah bayi dari alergi berkembang di kemudian hari, karena hanya menemukan hubungan antara penurunan risiko untuk alergi dan paparan terhadap kucing dan anjing pada usia dini. Wegienka memperingatkan, "Kami tidak ingin mengatakan bahwa setiap orang harus pergi keluar dan mendapatkan anjing atau kucing untuk mencegah alergi." Dia kemudian menambahkan, "Penelitian lebih lanjut diperlukan, meskipun kami pikir ini merupakan jalan yang bermanfaat untuk mengejar kesimpulan berikutnya. Bagaimana memiliki anjing atau kucing mengubah lingkungan rumah? Dan, bagaimana yang mempengaruhi risiko alergi? "

American Academy of Allergy, Asma dan Imunologi memperkirakan bahwa sampai 70 persen rumah Amerika memiliki hewan piaraan keluarga. Alergi binatang peliharaan dapat menyebabkan berbagai gejala ringan sampai sedang yang mungkin termasuk pilek dan bersin, dan mata gatal atau berair. Namun, bagi beberapa individu, alergi hewan peliharaan dapat menyebabkan reaksi berat seperti serangan asma yang mematikan.
|